siapa yang menyangka aku dan kamu kan bersatu
siapa yang mengira bahwa kau kan menyambut uluran tangan ini
siapa yang tau bahwa takdir mempertemukan kita
kemarin bagiku semuanya masih tampak suram
hingga ahirnya kau datang dengan sebuah keseriusan
kemarin bagiku kau hanya lha orang yang memilukan hati
tapi siapa menyangka bahwa kau ahirnya memberikan kesejukkan hati
kini semuanya tampak indah dan membahagiakan
kini bagiku kau adalah belahan jiwa yang diberikan Tuhan untukku
thanks God
siapa yang mengira bahwa kau kan menyambut uluran tangan ini
siapa yang tau bahwa takdir mempertemukan kita
kemarin bagiku semuanya masih tampak suram
hingga ahirnya kau datang dengan sebuah keseriusan
kemarin bagiku kau hanya lha orang yang memilukan hati
tapi siapa menyangka bahwa kau ahirnya memberikan kesejukkan hati
kini semuanya tampak indah dan membahagiakan
kini bagiku kau adalah belahan jiwa yang diberikan Tuhan untukku
thanks God

0 komentar:
Posting Komentar