semakin lama semakin terbukti kecurigaan ku selama ini, kau benar2 mencitai dia bukan aku tapi dia, kecewa rasanya kenapa aku begitu bodoh terperangkap dalam semua sandiwara dan leluconmu.
kau bilang takut untuk menyakiti hati perempuan tapi taukah engkau kau sudah menyakitiku begitu dalam tanpa kau sadari. kau anggap apa aku ini, kau datang dan pergi sesuka hatimu dalam hidupku, kau permainkan aku, seolah aku haya candangan dalam hatimu, entah sempat berfikir dan berdoa bahwa suatu hari nanti kau akan merasakan apa yang telah kau berikan padaku berharap kau akan menerima rasa kecewa yang sudah kau beri padu, entah itu niat jahat atau rasa kesal tapi yang jelas rasa sakit hati ini begitu dalam lebih dalam dari sebelumnya.
Kamis, 10 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar